ITALIA dikenal sebagai salah satu negara produsen pembalap motor jempolan untuk tampil di kelas utama atau MotoGP. Sejak kelas utama atau ...
ITALIA dikenal sebagai salah satu negara produsen pembalap motor jempolan untuk tampil di kelas utama atau MotoGP. Sejak kelas utama atau MotoGP digelar pada 1949, sudah ada enam pembalap Italia yang sukses menjadi terbaik.
Keenam sosok itu ialah Umberto Masetti, Libero Liberati, Giacomo Agostini, Marco Luchinelli, Franco Uncini, dan Valentino Rossi. Karena itu, tak heran di setiap musimnya pembalap-pembalap Italia yang tampil di MotoGP selalu masuk daftar kandidat juara.
Pada MotoGP 2016, ada empat rider yang berasal dari Negeri Piza. Berikut ini keempat pembalap tersebut:
4. Danilo Petrucci (Pramac Ducati)
MotoGP 2016 merupakan musim keempat Petrucci mentas di lomba balap motor paling prestisius tersebut. Dari 72 race yang diikuti, Petrux –sapaan akrabnya– baru satu kali menaiki podium, tepatnya pada GP Silverstone di MotoGP 2015. Namun, musim ini Petrucci berpotensi mengejutkan. Sebab pada tes pramusim yang digelar di Phillip Island pada 18 April, rider berusia 25 tahun tersebut berhasil menjadi yang tercepat.
3. Andrea Iannone (Ducati)
The Maniac Joe –sapaan akrab Iannone– siap menggebrak MotoGP 2016. Kesuksesan tiga kali naik podium pada musim lalu menjadi modal pembalap berusia 26 tahun tersebut.
2. Andrea Dovizioso (Ducati)
Raihan terbaik Dovi di MotoGP terjadi pada 2011. Saat itu Dovi yang membela Tim Repsol Honda berhasil mengakhiri kompetisi di posisi tiga klasemen akhir. Setelah musim tersebut, posisi Dovi terus merosot. Karena itu, MotoGP 2016 dapat dijadikan momen kebangkitan pembalap berusia 29 tahun tersebut.
1. Valentino Rossi (Movistar Yamaha)
Rossi merupakan pembalap paling senior di MotoGP 2016. Musim ini menjadi tahun ke-16 untuk The Doctor tampil di kelas utama atau MotoGP. Sejauh ini ia sudah meraih tujuh gelar juara dunia di kelas utama dan berambisi menambahnya koleksi trofinya. Apalagi pada musim lalu, Rossi nyaris juara setelah dikalahkan rekan setimnya, Jorge Lorenzo, pada race terakhir.
